Monday, 25/9/2017 | 9:47 UTC+0

Yohanes Chandra Ekajaya Pahit Manis Jualan Baju Bekas Import

 

Baju bekas import, atau yang biasa dikenal dengan baju ex import, ada juga yang menyebutnya baju ex display atau baju sisa butik karena ga 100% didalamnya bekas, ada juga yang bekas display manekin/sisa cuci gudangnya toko sampai sekarang masih sangat menarik untuk digeluti. Karena harganya sudah pasti murah meriah, sedangkan kualitasnya tidak kalah dengan baju2 yang dijual di mall/butik.

Yohanes Chandra Ekajaya Jualan Baju Bekas Import

Dan bahkan banyak juga yang bermerk terkenal. Bisnis baju bekas ini sudah ada sejak orangtua Yohanes Chandra Ekajaya kecil, sampai sekarang orangtuanya udah berusia 60an. Jadi terbukti kalau bisnis baju bekas import ini bisa survive, banyak peminatnya dari generasi ke generasi. Bahkan konon kita bisa meraup keuntungan lebih dari 100% dari bisnis ini. Benar atau gosip doang, nanti bisa kita buktikan dengan hitung2annya.

Yohanes Chandra Ekajaya Jualan Baju Bekas

Sesuai dengan judul yang ditulis, jadi Yohanes Chandra Ekajaya ga share manisnya doang, tapi pahitnya juga ya. kita mulai dari manisnya dulu.

Manisnya

Harga murah meriah, kualitas bahan juga sangat bagus, tidak kalah dengan baju dimall, sehingga peminat nya cukup banyak. Dari pengalaman Yohanes Chandra Ekajaya menjual eceran, rata-rata tiap pelanggan beli lebih dari 5 baju sekali beli (untuk yang dipakai sendiri. Tidak sedikit juga yang beli untuk dijual lagi, kalau yang ini sekali pembelian bisa diatas 50pcs tiap pelanggannya.

Pahitnya

Kalau lagi amsyong, kita dapat baju dengan model yang agak jadul. Kualitas bahan memang oke, tapi modelnya tu banyakan vintage (bahasa halusnya jadul, hahahaha). Karena kualitas isi tidak selalu sama, meski kodenya sama. Cara mengatasinya, ane pisahkan baju menjadi 3 kualitas (grade). Dari penjualan grade yang paling bagus harus sudah bisa untung minimal menutup modal. Jadi sisanya tutup mata deh, kalau memang terpaksa diobral. Tapi selama masih bisa jual, ya kita jual dengan harga normal sesuai gradenya.

Ya jadi itu tadi pengalaman jual baju bekas import, memang bisnis ini menjanjikan tetapi ada pahit dan manisnya. Yohanes Chandra Ekajaya juga sering mengalami pahitnya hingga ia selalu dapat mengatasi semua masalahnya. Enak juga sih kaya Yohanes Chandra Ekajaya tapi ya itu tadi harus bisa bener-bener serius kalu mau terjun ke bisnis ini karena modalnya juga g sedikit prend.