Wednesday, 28/6/2017 | 9:02 UTC+0

Soni Sumarsono Resmi Dilantik Menjadi Plt Gubernur DKI Jakarta

Soni Sumarsono Resmi Dilantik Menjadi Plt Gubernur DKI Jakarta
Soni Sumarsono Resmi Dilantik Menjadi Plt Gubernur DKI Jakarta

Soni Sumarsono Resmi Dilantik Menjadi Plt Gubernur DKI Jakarta

Soni Sumarsono Resmi Dilantik Menjadi Plt Gubernur DKI Jakarta. Ahok resmi melepas jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta dan digantikan oleh Soni Sumarsono yang ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta selama tiga setengah bulan yang dimulai dari 28 Oktober hingga 11 Februari 2017.

Seperti yang dilansir Johanes Chandra Ekajaya, Soni Sumarsono diketahui menjabat sebagai Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri. “Saya mendapat amanah menjadi Plt Gubernur DKI Jakarta menggantikan posisi Pak Ahok yang sedang menjalani cuti untuk masa kampanye,” ujar Soni saat ditemui di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (26/10/16).

Ahok mengatakan dia baru pertama kali bertemu dengan Soni saat pelantikan tersebut. Dia berpendapat bahwa Soni merupakan sosok yang tepat untuk menggantikannya selama dia menjalani masa cuti sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Beliau merupakan orang yang baik. Lebih berpengalaman dari kami. Kami harap beliau bisa menyusun anggaran tepat waktu dan menyelesaikan PR yang nanti akan kita sampaikan dan tidak ketinggalan menyukseskan penyelenggaraan Pilkada DKI 2017,” kata Ahok dalam pidatonya.

Pelantikan Plt Gubernur DKI Jakarta dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang telah berlangsung tadi siang, Rabu (26/10/16) di Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

Tjahjo berharap Plt mampu menjaga hubungan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dan mengatur tata kelola pemerintahan serta menjaga stabilitas daerah bersama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi masyarakat.

Selain ditandatangi oleh Tjahjo, SK pelantikan Plt Gubernur DKI Jakarta akan ditanda tangani oleh Presiden Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.