Friday, 18/8/2017 | 11:51 UTC+0

Peran Uang dan Harta dalam Kehidupan

yohanes chandra ekajaya

Johanesekajaya – Ulang dan harta adalah topik menggiurkan. Hampir segala hal memerlukan uang. Membeli kebutuhan pokok, kebutuhan sekunder, sampai kebutuhan yang luks- semuanya memerlukan uang. Untuk membeli beras, daging, ikan, susu, pakaian- Anda pakai uang. Dengan uang Anda bisa membiayai pendidikan anak, membayar biaya pengobatan, membayar tagihan listrik, telepon, air, membayar cicilan rumah, cicilan mobil, membeli sofa, tempat tidur, lemari, meja, kursi; dengan uang, Anda bisa menonton film, makan di restoran, menonton pagelaran musik klasik dan liburan ke luar negeri.

johanesekajaya

Dengan uang juga, Anda mengumpulkan harta: membeli mas, membeli tanah, membeli property dan berinvestasi. Dengan uang, Anda memulai bisnis baru, membantu yatim piatu, orang sakit, dan orang susah. Bahkan untuk menyeimbangkan hidup jasmani dengan hidup rohani, Anda memerlukan uang.

Dengan uang, Anda bisa membeli Kitab Suci, membeli buku-buku rohani, memberikan perpuluhan, kolekte, zakat, atau donasi kepada institusi agama. Dengan uang, Anda mungkin mengumpulkan harta di surga.

Uang bukan hanya memenuhi kebutuhan primer, sekunder, tertier, sosial dan rohani, tetapi uang bisa juga mengangkat ego. Dengan memiliki uang, harga diri bisa terangkat, rasa percaya diri bertambah, berani mengeluarkan pendapat, berbicara di muka umum, dan berani mengambil tugas-tugas sosial.

Sebaliknya, bila tak punya uang orang bisa minder, rasa percaya diri bisa berkurang, bisa diam seribu bahasa dalam pertemuan dan tidak berani bicara; muncul rasa takut untuk terlibat pada aktifitas-aktifitas sosial. Begitu jauhnya peran uang, suami dan isteri bisa bercerai bahkan ada yang meninggalkan Tuhan yang Maha Esa.

Ironisnya, karena uang juga orang berperilaku ‘aneh’. Etika-etika yang baik ditinggalkan. Ada yang mau disuruh melakukan apa saja- tidak perduli apakah itu benar atau salah. Karena uang, ada yang mau menjadi penjilat, pura-pura bersikap sopan, tidak berani mengemukakan kritik, ‘menjual diri’, melakukan hubungan seks dengan siapa saja, melakukan kejahatan bahkan sampai
membunuh orang lain.

Oleh karena uang berperan penting dalam kehidupan, kami menyajikan berbagai artikel seputar uang dan harta di halaman ini sebagai bekal bagi putra-putri Indonesia untuk memahami sumber uang, harta, dan kekayaan, bagaimana mengelola uang, mengumpulkan harta, menyimpan harta di surga, dan memahami akhir dari pencarian dan penumpukan harta. oleh Johanesekajaya