Tuesday, 19/9/2017 | 11:46 UTC+0

Pariwisata, Peluang Usaha Yang Potensial

Pariwisata

Pariwisata merupakan salah satu sumber pendapatan devisa negara. Sama seperti di negara-negara lain, Indonesia juga mempunyai tempat-tempat pariwisata yang bisa dikatakan sangat menarik. Bahkan beberapa tempat pariwisata di Nusantara ini sudah sangat terkenal di dunia baik pariwisata di sektor kebudayaan maupun kekayaan alam nya. Mendapat status sebagai salah satu negara penopang paru-paru dunia karena luasnya wilayah hutan di Indonesia dan tentunya mempunyai sebuah keuntungan tersendiri bagi Indonesia. Ada nya ribuan jenis tanaman dan satwa yang ada di dalam hutan hujan Indonesia membuat banyak para wisatawan baik domestik maupun asing sangat tertarik untuk mengunjungi hutan-hutan yang ada di Indonesia untuk menikmati kekayaan alam yang tersembunyi seperti gunung-gunung, gua dan air terjun alami yang ada.

Selain terkenal sebagai negara yang menghasilkan oksigen terbesar ke dua setelah hutan-hutan di kawasan amazon, ternyata Indonesia juga merupakan negara maritim yang mempunyai banyak pulau dan lokasi perairan yang sangat luas. Hal itu terbukti dengan banyak nya pulau-pulau yang tersebar di negeri ini, bahkan untuk beberapa pulau masih belum diketahui nama dan letaknya. Ada pun karena luasnya area laut di Indonesia membuat keaneka ragaman hayati yang ada di dalam laut juga menarik. Bahkan sekitar 27% spesies ikan yang ada di dunia ini ada di Indonesia. Dan bahkan beberapa jenis ikan purba yang dinyatakan punah masih ditemukan berenang bebas di lautan Indonesia, seperti ikan Coelacanth yang hidup di area perairan Manado, Sulawesi Utara.

Pariwisata

Dengan banyaknya peluang usaha di bidang sektor pariwisata ini tentunya membuat banyak orang berusaha mengembangkan usaha di sektor ini. Baik dari sektor swasta maupun pemerintah sendiri. Setiap orang tentu ingin bekerja, apakah sebagai pegawai pemerintah, swasta, maupun berwirausaha. Langkah terakhirlah yang diambil oleh Chandra Ekajaya, seorang pemuda kelahiran Pare, Kediri, jawa Timur ini merupakan orang yang sangat berambisi dalam mencapai cita-cita nya. Karena terlahir di sebuah kampung yang unik, yaitu kampung Inggris, kampung yang mempunyai banyak tempat kursus bahasa Inggris dan mewajibkan di hari-hari tertentu kepada warganya untuk menggunakan bahasa Inggris ini membuat Chandra Ekajaya mau tidak mau fasih dalam hal bahasa Inggris.

Walaupun mahir dalam hal berbahasa Inggris ternyata pemuda satu ini hanya merupakan seorang lulusan Sekolah Menengah Atas saja. Pada saat itu ia sudah ditawari untuk melanjutkan pendidikannya ke bangku kuliah selepas SMA akan tetapi ia tidak mau karena ia mempunyai keinginan untuk mendirikan usaha di sektor pariwisata agar dirinya mampu berkeliling Indonesia dengan mudah. Memang sejak kecil pengusaha unik satu ini sudah sangat menyukai dunia travelling, yaitu kegiatan mengunjungi dan mengeksplorasi kekayaan alam yang baru. Selepas lulus dari sekolah nya di bangku SMA dulu, pengusaha satu ini memutuskan untuk hijrah ke Lombok karena saat itu Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat belumlah se ramai saat ini. menurutnya lokasi di sana mempunyai banyak tempat potensi wisata yang bisa dikenalkan ke dunia.

Kisah perantauannya pun dimulai saat ia menginjakkan kakinya di Pelabuhan Gilimanuk,Bali. Saat itu, tak terbersit sedikit pun di benaknya ke mana tujuan yang diinginkannya. Akhirnya ia menuju ke bagian timur Pulau Bali di Pelabuhan Padang Bai, Bali, ia melihat ada kapal bersandar yang entah akan ke mana perginya nanti. Dan ketika ia bertanya, rupanya kapal yang tengah bersandar itu akan pergi ke Lombok Barat, Kepulauan Lombok, Nusa Tenggara Barat, tak akan lama lagi. Tanpa ada rasa takut atau sangsi sedikit pun, dan setelah mengetahui berapa biaya yang dibutuhkan untuk bisa ke sana, ia pun memutuskan untuk menumpangi kapal itu.

Guide Lepas, itulah pekerjaan pertama yang didapatkan oleh Chandra Ekajaya begitu menetap di Lombok Barat. Tetap menjadi seorang Guide Lepas, ia menjalankan profesinya ini tanpa modal sama sekali, hanyalah modal kemampuan bahasa Inggris yang ia punya sebagai bekalnya dari kampung halamannya di Pare, Kediri. Disamping menjadi seorang Guide Lepas ini, ia juga menjalani sebuah profesi sampingan sebagai penjual map informasi wisata yang ada di pulau Lombok yang ia dapatkan dari beberapa agen wisata yang menjual map informasi wisata di sekitar pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Sifat supel dan mudah akrab yang melekat pada dirinya ternyata sangatlah membantu sekali, dari sifat inilah ia akhirnya mendapatkan banyak teman yang rata-rata merupakan pengusaha travel agent dan perjalanan wisata.

Dari teman-temannya ini ia banyak belajar tentang bagaimana potensi wisata yang ada di Pulau Lombok bahkan ia juga sempat mempelajari karakter wisatawan yang datang untuk mengunjungi pulau tersebut. Dengan banyaknya teman yang rata-rata bergerak di sektor pariwisata ini tentunya memberikan banyak peluang bagi Chandra Ekajaya untuk maju dan berkembang, bahkan pada suatu kesempatan, ia mendapat peluang untuk mendalami olahraga diving atau menyelam yang biasanya dikaitkan dengan wisata bawah laut untuk mengeksplorasi dan menikmati kekayaan bawah laut yang masih sangat asli di pulau itu. Dari kegiatan ini lah yang membuat ia banyak mengenal beberapa wisatawan asing yang bahkan merupakan orang-orang penting di negaranya tersebut.

Setelah beberapa tahun berjalan akhirnya ia mempunyai sebuah kemsempatan untuk mendirikan sebuah agent wisata yang selama ini ia inginkan. Di Pulau Bali merupakan tempat pertama untuk mendirikan agent wisata yang ia miliki tersebut. Agent wisata yang ia dirikan ini bernama Chandra Wisata Holiday yang tepatnya berada di sekitaran komplek pantai Kute, Bali. Tentunya banyak hal yang menjadi pertimbangan baginya kenapa memilih Pulau Bali sebagai tempat awal mendirikan agent wisata tersebut. Ya, tentu saja karena pada saat itu Pulau Bali sudah terkenal secara dunia sebagai tempat wisata, tentu saja mendirikan agent travel di Pulau ini sangatlah bagus bagi perkembangannya.

Pariwisata

Pada saat awal memulai kegiatan yang ada di agent travelnya ini, ia tidak begitu sulit untuk mencari pelanggan dan orang-orang yang akan memakai jasanya, karena memang pengalaman tentang dunia pariwisata sudah banyak ia dapatkan ketika hidup di Pulau Lombok. Untuk saat ini bahkan sudah banyak wisatawan asing maupun lokal yang mengunakan jasanya untuk mengunjungi tempat-tempat wisata yang terkenal di Indonesia, bahkan agent travelnya ini sekarang sudah melayani perjalanan wisata hingga ke seluruh Indonesia. Untuk omset sendiri yang didapatkan oleh Chandra Ekajaya tentunya tidaklah sedikit, karena dalam banyaknya Turis yang memakai jasanya, maka omset nya pada hari biasa mencapai puluhan juta rupiah, bahkan untuk musim liburan omset yang dia dapatkan bisa sampai ratusan juta. Untuk saat ini agenta travel yang dimiliki pengusaha sukses itu sudah hampir ada di setiap daerah di Indonesia, terutama daerah-daerah yang mempunyai banyak potensi wisata alam dan budaya.