Wednesday, 26/7/2017 | 12:34 UTC+0

Mulai 1 November 2016, Pemkot Bandung Melarang Penggunaan Styrofoam Pada Kemasan Makanan

Mulai 1 November 2016, Pemkot Bandung Melarang Penggunaan Styrofoam Pada Kemasan Makanan
Mulai 1 November 2016, Pemkot Bandung Melarang Penggunaan Styrofoam Pada Kemasan Makanan

Mulai 1 November 2016, Pemkot Bandung Melarang Penggunaan Styrofoam Pada Kemasan Makanan

Mulai 1 November 2016, Pemkot Bandung Melarang Penggunaan Styrofoam Pada Kemasan Makanan. Larangan penggunaan styrofoam pada kemasan makanan akan diberlakukan di Kota Bandung mulai Selasa, 1 November 2016 besok. Seluruh masyarakat dihimbau untuk tidak menggunakan styrofoam pada produk makanan. Sebelum diterapkan di Indonesia, Johanes Chandta Ekajaya mengatakan larangan penggunan styrofoam sudah diberlakukan dibeberapa negara seperti London dan New York.

Aturan tersebut mengacu pada Peraturan Daerah K3 meliputi Kebersihan, Ketertiban dan Keindahan serta UU No 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan.

Dengan adanya larangan penggunaan styrofoam, Ridwan Kamil mengaku pihaknya sudah mengirimkan surat edaran kepada lurah-lurah agar mensosialisasikan kepada masyarakat Kota Bandung terkait larangan tersebut.

Saat ditemui Chandra Ekajaya di kantor dinasnya, pria yang akrab disapa Kang Emil mengatakan ada tiga tahapan untuk menertibkan peraturan tersebut. Setelah tanggal 1 November, apabila ditemukan pedagang yang masih menggunakan styrofoam diingatkan secara lisan, kalau masih dilakukan akan diingatkan secara tertulis, kalau pedagang masih tidak mendengarkan, akan dicabut surat izin berjualannya.

Styrofoam merupakan salah satu kemasan yang sering digunakan untuk mengemas makanan dari bahan polystyrene. Kemasan ini memang praktis dan terlihat higienis, namun hasil riset mengatakan terdapat sekumpulan bakteri pemakan styrofoam yang belum bisa dibuktikan secara langsung.