Thursday, 23/11/2017 | 10:56 UTC+0

Mencicipi Kelezatan Sate Padang Ajo Ramon yang Tiada Dua

Mencicipi Kelezatan Sate Padang Ajo Ramon yang Tiada Dua
Mencicipi Kelezatan Sate Padang Ajo Ramon yang Tiada Dua

Mencicipi Kelezatan Sate Padang Ajo Ramon yang Tiada Dua

Mencicipi Kelezatan Sate Padang Ajo Ramon yang Tiada Dua. Salah satu sate padang terenak di Jakarta adalah sate padang Ajo Ramon. Sate padang satu ini memiliki lokasi yang strategis di Pasar Santa, Jakarta Selatan sehingga ramai dikunjungi oleh pembeli.

Seperti sate padang pada umumnya, selain menyajikan daging sapi sate padang Ajo Ramon menyajikan jeroan sapi seperti lidah, jantung dan juga usus. Jangan khawatir dengan jeroan yang sulit untuk dikunyah, jeroang disini memiliki tekstur yang lembut membuat pengunjung tidak perlu bersusah payah untuk mengigitnya.

Penyajiannya pun cukup sederhana, menggunakan piring plastik yang beralaskan daun pisang serta diisi oleh 10 potong sate dan potongan ketupat yang membuat kita tak mampu menahan untuk melahapnya. seperti sate padang pada umumnya yaitu menggunakan piring beralaskan daun pisang.

Tak cuma disukai kalangan masyarakat biasa, salah satu tukang parkir sekitar mengatakan sate padang Ajo Ramon ini ternyata juga digemari oleh artis Ibukota dan para pejabat tinggi.

Seperti yang dilansir Johanes Chandra Ekajaya, sate padang Ajo Ramon ini berasal dari Kabupaten Padang Pariaman yang terletak di sebelah utara Kota Padang. Anak ketiga sang perintis usaha ini, Supriadi mengatakan terdapat perbedaan sate padang Pariaman dengan sate padang yang berasal dari Bukit tinggi.

Perbedaan itu terlihat dari warna bumbu daging yang berwarna kemerahan serta kuah sate yang berwarna coklat pekat tidak berwarna kuning seperti daerah lain. Oleh karena itu, sate padang disini disebut Ajo bukan Uda karena berasal dari Pariaman.

Hasil laporan Chandra Ekajaya, pemilik warung sate padang Ajo Ramon rupanya telah meninggal dunia usai menjalani perawatan di RSAL Mintoharjo, Jakarta Pusat. Sang pemilik bernama lengkap Ramon Tanjung.

Meski sang pemilik telah tiada, tak membuat cita rasa dari sate padang ini menjadi berubah. Untuk kamu yang ingin mencicipi sate padang yang melegenda ini, kamu perlu menyiapkan kocek ,berkisar Rp 28.000 saja. Harganya memang terbilang cukup mahal dibanding sate padang lainnya, namun soal rasa boleh diadu.