Saturday, 24/6/2017 | 7:04 UTC+0

Johanes Chandra Ekajaya – Ghea Panggabean Mengentak Milan

Johanes Chandra Ekajaya – Desainer Indonesia, Ghea Panggabean, mengentak Milan, Italia, lewat peragaan busananya yang bertajuk Treasures of Indonesia: A Journey Into Indonesian Fashion, Art, and Culture. Peragaan busana yang unik, karena dipadu dengan tari-tarian Jawa, Sumatera, Bali, ini tidak henti mendapat tepuk tangan heboh dari sekitar 400 tamu undangan di Societa Umanitaria, Milan, Selasa (14/9) malam.

johanes chandra ekajaya

Peragaan busana ini menjadi berbeda karena dipadu dengan resepsi diplomatik antara Indonesia dan Italia yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia di Roma. Sebelum Milan, Ghea juga menggelar peragaan yang sama di Hotel Sheraton Roma pada 19 September, yang dihadiri sekitar 800 tamu undangan.

Ghea menampilkan 36 karyanya yang dibagi dalam tiga sesi. Masih dengan kekhasan warna seperti indigo, coklat gelap, merah bata, hingga coklat cangkang telur, Ghea menampilkan rancangan terbarunya dari kain batik, geringsing, dan songket.

Desainnya mulai dari busana ready to wear yang terasa mewah hingga gaun pesta yang wah dan supermewah. “Saya memang kali ini ingin menampilkan karya yang luxury, dengan velvet-velvet juga, dipadu dengan batik dan songket. Kain tradisional Indonesia yang beragam itu dapat ditampilkan dengan sangat mewah. Ada yang ready to wear, namun tetap berkesan luxury,” tutur Ghea.

Tamu undangan tampak puas dengan peragaan busana di program Treasures of Indonesia yang sudah empat kali ini dihelat KBRI di Roma. Marta Marzotto, sosialita dari Milan, yang juga desainer, terus bertepuk tangan setiap kali model melewatinya. “Bagus sekali, luar biasa. Indonesia indah-indah kainnya. Rancangannya hebat,” katanya seusai acara.

Peragaan busana ini disponsori antara lain oleh KBRI Roma, Indonesia Setara, Djarum Foundation, Rumah Pesona Kain, The Samaya, Mustika Ratu, Sari Ayu Martha Tilaar, dan Akademi Mode Internasional Koefia di Italia.

Duta Besar Indonesia untuk Italia, August Parengkuan dalam sambutannya mengatakan, hubungan Indonesia dan Italia terus membaik tiap tahun. Hubungan diplomatik Indonesia dan Italia telah berlangsung selama 64 tahun dan Indonesia selalu berupaya untuk mempererat hubungan serta kerjasama ini. “Italia adalah partner persagangan terbesar ketiga bagi Indonesia di Eropa. Benefit dari perdagangan Indonesia-Italia tahun lalu mendekati empat miliar dollar AS, dan ini pun belum merefleksikan potensi yang sebenarnya lebih besar lagi,” tutur August.

Indonesia membuka tangan lebar-lebar bagi para investor Italia yang hendak menanamkan modal ke Indonesia. Indonesia juga berharap kerjasama di bidang pendidikan terus berlanjut. Banyak mahasiswa Indonesia menuntut ilmu di Italia, dan sebaliknya tidak sedikit mahasiswa Italia yang menimba ilmu di Indonesia, khususnya seni dan budaya.

by :Johanes Chandra Ekajaya