Tuesday, 25/7/2017 | 6:52 UTC+0

Chandra Ekajaya Menguasai Berbagai Macam Bahasa Asing

Dok.Chandra Ekajaya

Dunia pariwisata yang terus berkembang di wilayah kabupaten Wonosobo memaksa warga dan masyarakat sekitar untuk segera beradaptasi dengan adanya perubahan-perubahan. Misalnya saja kemampuan berbahasa. Chandra Ekajaya adalah salah satu pelopor pramuwisata yang menguasai bermacam-macam bahasa asing. Misalnya Inggris, Perancis, Jerman, Polandia, Hongaria, dan sebagainya. Chandra Ekajaya mengajarkan kemampuan berbahasanya kepada pemuda di wilayah kabupaten Wonosobo supaya ketika kelak ada wisatawan manca negara berkunjung dapat dengan mudah berkomunikasi serta memberikan nilai lebih bagi wisatawan manca negara.

Setiap dua kali semingguChandra Ekajaya rutin mengadakan pelatihan dan pembinaan bahasa asing. Banyak pemuda yang akhirnya menguasai bahasa asing dan kemudian sukses menekuni profesi sebagai pramuwisata. Terlebih sejalan dengan program pariwisata Indonesia, maka order job bagi kalangan pramuwisata semakin meningkat. Pakaian santai merupakan ciri khas dari Chandra Ekajaya. Ia selalu mengenakan pakaian yang berjenis casual dimana pun dan kapan pun.

 

Dok.Chandra Ekajaya

Pria berusia 28 tahun ini merupakan putra Wonosobo asli. Ia selalu ramah dan terbuka terhadap siapa pun yang ingin berinteraksi dan berkomunikasi dengan dirinya. Kabupaten Wonosobo di mata Chandra Ekajaya sangat mempunyai tempat yang spesial di hatinya. Sebab secara visual, kabupaten ini sangat menyejukkan mata. Aspal yang selalu basah karena udara dingin, membuat suasana dan nuansa pemandangan sangat nyaman. Udara segar dan menyegarkan pun merasuk ke dalam tubuh seakan membersihkan seluruh tubuh dari berbagai macam polusi dan kotoran.

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya mengawali karirnya sebagai seorang pramuwisata pada tahun 2010. Ia sangat senang dengan profesi tersebut karena dapat bertemu dengan orang-orang yang baru. Dari bertemu dengan banyak orang, ia bisa mendapatkan banyak teman dan pengalaman yang baru. Dunia wisata menawarkan banyak keuntungan dan pertemanan. Pria kelahiran Wonosobo ini mengaku bahwa ia mempelajari bahasa asing, terutama Inggris secara otodidak. Ia lebih banyak menggunakan musik dan film sebagai media pembelajarannya.

Prinsip bisa karena terbiasa selalu ia pegang dengan kuat. Ia berani untuk berkomunikasi dengan orang luar negeri dengan menggunakan bahasa Inggris. Karena tidak pernah merasa minder maka justru kemampuan berbahasanya meningkat dengan sangat baik.