Sunday, 19/11/2017 | 7:24 UTC+0

Burung Gelatik Dan Keseimbangan Populasi DI Alam

burung gelatik

Burung gelatik merupakan salah satu burung asli Indonesia yang mempunyai suara kicau dan juga warna yang menarik. Selama ini banyak orang menangkap burung ini dari alam sehingga membuat populasi dari jenis ini mulai sulit ditemukan. Sebagai penikmat burung kicau dan juga pemerhati lingkungan Drajad Santoso atau yang akrab dipanggil Om Drajad ini mulai menyadari hal itu dan saat ini ia sudah mulai menangkarkan burung mungil ini dan menggencarkan gerakan larangan untuk menangkap burung dari alam. Dalam usaha penangkaran burung ini usahakan burung betina berusia 1 tahun lebih, agar kualitas anakan lebih terjamin dan jumlah telur mencapai standar, yaitu 5-6 butir per periode peneluran. Selain itu, pilihlah pasangan induk yang dalam keadaan tidak mabung atau menunjukkan tanda-tanda akan mabung.

burung gelatik

Dalam proses penangkaran burung ini, Induk yang siap kawin bisa dilihat dari perilakunya. Induk jantan, misalnya, akan sering berkicau dan lebih aktif di dalam kandang. Kedua induk akan merobek kertas koran yang kita sediakan di lantai kandangnya. Salah satu karakteristik menyolok dari gelatik jawa adalah penampilannya yang menjadi rapi, bulu–bulu menjadi rapat dan mulus, ketika berada dalam kondisi berkembang biak. Langkah kedua, menyiapkan kandang. Tak ada batasan mengenai penggunaan kandang yang cocok. Model kandang bisa berupa kandang soliter (untuk sepasang induk), kandang koloni.

Kotak sarang untuk burung gelatik jawa bisa menggunakan media kayu yang dibentuk khusus (glodok) sebagai tempat bertelur dan mengerami telur bagi burung ini. Banyak jenis dan tipe kotak sarang, silakan pilih yang sesuai dan cocok dengan kBerikutnya adalah menyiapkan bahan penyusun sarang, misalnya rumput kering, sabut/serabut kelapa, atau bahan lainnya. Masukkan semua bahan ke dalam kotak sarang, lalu ditekan-tekan dengan tangan hingga membentuk seperti sarang. Ambil beberapa helai bahan tadi, kemudian diatur hingga menjulur keluar dari pintu masuk kotak sarang. Ini untuk memancing burung agar cepat bertelur.

burung gelatik

Dalam proses penangkaran ini Om Drajad dibantu oleh salah seorang donatur yang bergerak di bidang usaha agribisnis, Chandra Ekajaya. Dalam setiap periode Chandra Ekajaya membantu melepas burung gelatik muda ke alam untuk pelestarian jenisnya agar tetap lestari dan bisa ditemukan secara bebas di alam.

Sebagian yang lain dari burung ini juga diapasarkan atau dijual kepada para penghobi burung kicau oleh Chandra Ekajaya dan Om Drajad sendiri sambil memeberikan edukasi kepada mereka agar tidak menangkap hewan secara liar di alam dan populasinya tetap terjaga.