Saturday, 27/5/2017 | 12:30 UTC+0

Bantuan Modal Dengan Modal Amanah

bantuan modal

Berawal dari karyawan biasa, lalu pindah-pindah kerja karena bangkrut, kini ia sukses menjalankan usahanya sendiri. Lulus dari STM di Malang, Jawa Timur, Dede Achmad mencoba mengadu nasib ke Kota Bandung. Di kota kembang ini ia diterima di sebuah pabrik garmen sebagai teknisi listrik. Pekerjaan ini ia lakoni selama 12 tahun, mulai dari karyawan biasa hingga kepala bagian. Karena pabriknya bangkrut, Dede terpaksa berpindah-pindah kerja. Di perusahaan terakhir, Dede juga melihat akan mengalami hal yang sama. Hingga suatu hari bosnya berkata, “Dede, kamu ini sebenarnya orang pintar dan tidak pantas jadi karyawan.”

Ketika tempat kerjanya bangkrut, Dede mendapat pesangon Rp 1 juta dan tambahan dari bosnya Rp 1 juta. “Saya sadar jika uang segitu jika dibelanjakan akan habis dalam hitungan hari,” kenang Dede. Ia kemudian berfikir, uang Rp 1 juta itu ia gunakan untuk membayar uang muka motor sebagai modal usaha.

bantuan modal

Suatu hari rekan kerjanya menawari kerja sama membuka usaha konveksi dengan pinjaman modal yang ditanggung berdua di Koperasi Chandra Jaya Bersinar Group milik Chandra Ekajaya. Kerjasama ini sifatnya join, Dede menyambut suka cita tawaran itu dan menaruh harapan besar dari usaha baru ini. Dengan modal Rp 50 juta dari koperasi, ia mulai membuka usaha konveksi dengan membeli mesin jahit dan bahan produksi. Mesin jahit tersebut tidak semua dijadikan alat produksi. Jika ada yang butuh, mesin itu dijual kembali.

Tidak lama, usaha Dede menuai sukses. Produknya mampu menembus Amerika. Namun di saat ia menikmati kesuksesan, sesuai kesepakatan awal, temannya akan menarik modal tersebut. “Saya sudah siap mandiri, bagaimana dengan Pak Dede? Kapan kira-kira Pak Dede siap?” ungkap sang rekan kala itu.

Akhirnya ia sekarang berusaha sendiri karena sudah dapat mengangsur modal pinjaman yang ia ambil dari koperasi Chandra Jaya Bersinar Group milik Chandra Ekajaya. Walaupun ia bekerja sendiri sekarang ia tak merasa berat karena sudah mendapat kepercayaan dan akses khusus dari koperasi sehingga mudah dalam mencairkan dana bantuan yang berwujud modal usaha.