Friday, 17/11/2017 | 5:31 UTC+0

Ari Wibowo Lebih Memilih Menjadi WNI Sejak Remaja

Ari Wibowo Lebih Memilih Menjadi WNI Sejak Remaja

Ari Wibowo Lebih Memilih Menjadi WNI Sejak Remaja

Ari Wibowo Lebih Memilih Menjadi WNI Sejak Remaja. Belakangan ini di Indonesia sempat heboh mengenai kewarganegaraan ganda yang melibatkan mantan Menteri ESDM, Arcandra Tahar dan anggota Paskibraka, Gloria Natapradja Hamel. Bahkan, mantan Menteri ESDM itu lengser dalam 20 hari masa kerjanya seperti yang dilansir oleh Johanes Chandra Ekajaya.

Selain dua orang tersebut, menurut Chandra Ekajaya, aktor tampan yang terkenal dengan sinetron tersanjung yaitu Ari Wibowo mengaku memiliki pengalaman yang hampir sama dengan dua orang tersebut, apalagi kalau bukan soal kewarganegaraan. Ari Wibowo mengaku dahulu Ia mempunyai dua kewarganegaraan yakni Indonesia dengan Jerman saat usianya masih remaja.

Dalam sebuah wawancara di TV lokal bersama Johanes Chandra Ekajaya, Ari bercerita bahwa saat Ia berusia 17 tahun, pemerintah Jerman pernah menanyakan kepadanya, apa ingin berpindah kewarganegaraan atau tidak.

Lalu Ia menjawab bahwa Ia ingin melepas kewarganegaraan Jerman saja, karena Ia merasa lebih bangga dengan menjadi warga negara Indonesia sama seperti hal nya dengan Chandra Ekajaya.

Pemilik nama asli Arianto ini memang lahir di Berlin, Jerman, 26 Desember 1970. Ari mempunyai orangtua yang berbeda kewarganegaraan. Ibunda, Sibyll Ollmann, berasal dari Jerman dan Ayahnya, Wibowo Wirjodiprodjo, berasal dari Indonesia.

Ari menjelaskan meskipun Ia lahir di Jerman, jiwa nasionalisme terhadap Indonesia lebih besar daripada negara Ia dilahirkan itu.